Olimpiade Matematika Indonesia

Apa itu Olimpiade?

Olimpiade itu Kompetisi, Lomba, Pertandingan.

Apa itu Matematika?

Matematika adalah ilmu logika. Dalam Olimpiade, hanya empat bidang yang dibahas, Aljabar (A), Geometri (G), Teori Bilangan (N), dan Kombinatorika (C). Matematika yang diajarkan di sekolah gak ‘kena’ ke logikanya. Di sekolah, kita biasanya dihadapkan pada pemakain rumus yang sudah ada, sangat berbeda dalam matematika olimpiade.

Apa itu Indonesia?

Apa tujuan olimpiade matematika di Indonesia?

Kurang lebih, tujuannya adalah untuk memilih enam anak yang bakal ngewakilin Indonesia di International Mathematics Olympiad.

Siapa aja yang boleh ikut?

Kalau kamu SMA kelas X atau XI, kamu boleh tanya sekolah atau dinas kota mu. Untuk yang SMP ada beberapa yang sudah dianggap ‘berprestasi’ – mereka dipersilakan mengikuti OSN SMA.

Apa itu OSN?

Olimpiade Sains Nasional. Diadakan sekali setahun di salah satu kota di Indonesia mulai dari SD hingga SMA. Bidang yang tersedia untuk anak-anak SMA adalah matematika, fisika, kimia, biologi, komputer, kebumian, astronomi, dan ekonomi.

Bagaimana cara saya ikut OSN?

Untuk memilih peserta OSN, dilakukan beberapa tahap seleksi. Mula-mula, kamu harus dipilih sekolahmu untuk ikut OSK (Olimpiade Sains Kota). Kalau kamu gak tau, tanya sekolah. Kalo sekolah gak tau, tanya dinas kota. Di OSK, kamu akan dites dengan 20 soal isian singkat dalam waktu 2 jam. (Dapet snack juga lho hohoo..). Jawaban kamu akan diperiksa oleh dinas setempat (dengan kunci jawaban dari pengurus pusat).

Ntar beberapa siswa (tergantung dana provinsi kamu) bakal dipanggil buat OSP (Olimpiade Sains Propinsi). Di OSP biasanya diadakan di ibukota provinsi kamu. Nah, di OSP, kamu bakal dites selama 3,5 jam untuk menjawab 20 soal isian singkat + 5 soal esay (tanpa istirahat).

Nah, jawaban kamu bakal dikirim ke pusat dan Tim Olimpiade Matematika Indonesialah yang bakal meriksa jawaban kamu. Tunggu aja kalo kamu lulus bakal ada suratnya kok. Selain itu bisa rajin-rajin cari di web.

Berapa orangkah yang ikut OSN?

Hmm… gak pasti juga.

Proses pemilihan yang baru sih begini:

  • dua siswa terbaik masing-masing provinsi pasti ikut OSN (udah ada sekitar 60 siswa neh)
  • siswa-siswa yang gak masuk top 2 di provinsinya, diranking secara nasional, diambil sekitar 60 siswa
  • ada kuota: sebuah sekolah tidak boleh mengirimkan lebih dari 5 siswa.

Jadi, yang ikut OSN bakalan sekitar 120 orang.

Di OSN emangnyaa ngepain aja?

Di OSNnya bakal ada pembukaan pastinya oleh dinas/wakil presiden/ presiden/ menteri.

Selama di OSN, kamu bakal nginap di hotel (meskipun terkadang mengkhawatirkann to the max).

Kamu bisa kenalan dengan banyak kawan sesama ‘jenis’ dari berbagai daerah di Indo hoho..

Kamu bakal ngikutin yang namany tes Olimpiade Sains Nasional selama dua hari

Habis itu, kamu bakal diajak jalan-jalan ke tempat yang agak OK

Terus ntar ada penutupan, sekaligus pembagian medali (masa deg-degan buat yang baru ikut…)

Jangan lupa beli souvenir buat teman sekelas yang udah nunggu

Sayonara deh… Hahaha… berkesan deh pokoknya.

Medalinya bagiinya gimana?

Hmmm… dari nilai tes OSN, seluruh peserta diranking nih.

5 terbaik mendapat medali emas

10 terbaik berikutnya meedali perak

15 berikutnya mendapat medali perunggu

Buat yang medali emas bakal dipanggil dan disalamin ama menteri/ wakil presiden/ presiden/ dinas kayaknya. Hehehe

Oh iya duitnya juga buanyak loh… Hahaha… (Kalo di Riau, emas dapat Rp 20.000.000,00 beHAHAHA)

Abis OSN saya ngepain?

OK, ada yang namanya Tahap I buat seleksi lebih lanjut, biasanya sih 35 anak yang dipanggil ya.

Cara milihnya gini:

  • anak-anak tahunsebelumnya yang udah sampe Tahap II yang belum lulus dipanggil
  • medali emas dan perak tahun kamu ikut dipanggil
  • medali perunggu bukan kelas XII dipanggil
  • peserta OSN non-medali yang bukan kelas XII dipanggil sesuai kecukupan dana.

Tahap I ini pembinaan selama 1 bulan ada tesnya lebih lanjut. Ntar ada Tahap II dan Asian Pacific Mathematics Olympiad juga kalo kamu lulus.

Buat apa saya ikut Olimpiade?

Kata teman saya Angelina Veni sih:

  • bolos sekolah! gara2 ini saya bisa bolos sekitar 4 bulan setahun… enak kan :D
  • duit! setiap pelatnas/OSN dibayar, dapet medali dibayar lagi, dapet apresiasi dr skolah, daerah, negara… bisa ke luar negeri gratis lagi.
  • ketemu banyak temen dari luar kota, luar negeri yang punya interest sama kayak kalian.
  • berharga banget buat daftar universitas. untuk medalis IMO, NTU/NUS sudah di tangan, juga beasiswa pemerintah sampai S1/S2/S3 di mana saja tergantung medali apa yang kamu dapat. untuk nasional juga dapat kualifikasi otomatis ke banyak universitas dalam negeri, dan jadi nilai tambah yg oke banget untuk daftar ke luar negeri :)

begitu saya kutip dari page Programming dia. Xixixixi. Aku rasa ini udah menjelaskan semuanya.

Kenapa saya pilih Matematika?

Sebenarnya terserah orangnya sih, cara berpikir ilmiahnya gimanaaaa..

Yang pasti kalo kamu udah ikut olimpiade satu yang harus dicamkan: kamu belajar untuk bakat kamu, untuk skill kamu, bukan untuk suatu tujuan yang spesifik kayak tes, atau untuk prestise.

hmm btw, matematika itu ilmu yang paling dasar, di matematika kamu gak bakal memperlajari rumus, atau baca buku banyak-banyak, memantapkan sintaks, dll. yang kamu butuhkan adalah penjelasan selogis-logisnya (halah!) tentang isu yang diberikan plus tulisan yang idenya tersampaikan dengan baik (gak harus bagus tulisannya).

kutipan dari t ketua TOMI Dr. Hery Susanto, kalau seorang anak sudah menguasai matematika, dia gak hanya bisa ngerjain soal, tapi juga memeriksa jawaban orang, membuat soal, dan sebagainya. jadi kurang lebih matematika itu gak hanya sekedar duduk dan mengerjakan soal – banyak skill-skill yang kamu peroleh dan juga bakal ngubah sudut pandang kamu terhadap banyak hal dalam hidup.

hmm.. seharusnya dengan matematika kamu bisa kemana aja kok: jadi ahli bilogi, kimia, fisika, komputer, dsb soalnya kamu udah memiliki penalaran yang baik (yang pasti penalaran itu sifatnya universal, bisa diterima siapa aja, termasuk ilmuwan dunia sekalipun). sedikit catatan, yang kita pelajari di sekolah itu sebenarnya sama sekali bukan pekerjaan sains.

contoh nih: orang ahli biologi itu gak harus ngapal, kalo dia gak ngapal bisa buka buku, paling beberapa dasar aja yang perlu dia tau. selebihnya, dia cuman membuat hipotesis, mengamati sifat makhluk hidup, membuat kesimpulan/teori, pengembangan dsb. di sini, matematika bekerja penuh. dasar berpikir para ahli biologi juga matematika kok.


Oh iya,,, sedikit info nih..

di matematika banyak GEEK.

wkwkwkwk….

Hmmm… by the way, kalo kamu mau nanya-nanya tanya aja di komen di bawah! atau kalo ndak email aku di rajaoktovin@rocketmail.com atw hp 0857 61646569. behahahahahaha




One Response “Olimpiade Matematika Indonesia” →
  1. Oh ya, tambahin ja: HOTTIES REQUIRED! URGENT! =))

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.